Dimarjinalkan UEFA, Rusia Akan Gabung AFC

Rusia akan gabung ke AFC

Peta keanggotaan UEFA diprediksi akan segera alami perubahan. Mereka akan kehilangan salah satu anggota terbesarnya yang kini tengah berada dalam sanksi. Ya, federasi sepak bola Rusia (RFU) dikabarkan akan segera meninggalkan asosiasi Eropa akibat sanksi yang masih diberlakukan oleh UEFA dan FIFA. Setelah lepas dari keanggotaan UEFA, RFU disebut akan merapat ke federasi sepak bola Asia (AFC).

Proses mengungsinya RFU ke AFC telah ditindaklanjuti dengan serius oleh Rusia. Mereka telah mengadakan rapat di Moskow pada 23/12/2022 untuk mematangkan rencana tersebut. Jika tak ada hambatan, kepindahan Rusia ke federasi Asia akan diumumkan dalam waktu dekat. Pada awal tahun 2023 nanti, kemungkinan besar mereka sudah lepas dari UEFA dan jadi bagian dari AFC.

 

Gagal Tampil Di Piala Dunia 2022

Marjinalisasi sepak bola Rusia mulai diberlakukan pada Februari 2022 lalu. Invasi militer yang dilakukan oleh pemerintah Rusia ke wilayah Ukraina mendatangkan kritik dan penolakan dari berbagai pihak. FIFA dan UEFA yang tidak setuju dengan tindakan Rusia kemudian menjatuhkan sanksi tegas kepada RFU. Di tengah geliat sepak bola yang kian semarak pasca pandemi Covid19, sepak bola Rusia menjadi terbelenggu.

Sanksi FIFA dan UEFA sangat merugikan Rusia. Akibat hukuman tersebut, timnas mereka tak diizinkan tampil di berbagai turnamen internasional. Salah satu yang paling menyedihkan adalah, mereka harus dicoret dari daftar Peserta Piala Dunia 2022. Blacklist ini sungguh sangat ironis mengingat di musim sebelumnya, Rusia sukses melaksanakan Piala Dunia 2018.

RFU tak tinggal diam menghadapi sanksi berat yang dijatuhkan kepada mereka. Sejumlah cara dilakukan, termasuk meminta peninjauan ulang. Namun mereka tetap tak mendapat keuntungan apapun. FIFA bersikeras melarang Rusia terlibat di Piala Dunia 2022 yang diperkuat oleh keputusan badan Olahraga dunia.

Harapan Rusia ikut serta di Piala Dunia Qatar pupus sejak bulan Maret 2022. Setelah mengajukan permohonan pencabutan sanksi ke Mahkamah Arbitrase Olahraga atau CAS, RFU akhirnya harus menerima keputusan pahit. Dalam jawaban resminya, CAS menyatakan keputusan yang disengketakan tetap akan berlaku. Klub Rusia tetap dilarang berkompetisi di Piala Dunia 2022. Jadwal laga play off Polandia vs Rusia pada bulan Maret lalu akhirnya dibatalkan.

FIFA Badan Olahraga Sepakbola

Disetujui FIFA

Saat ini, RFU tengah fokus untuk mematangkan rencana perpindahan. UEFA juga sangat tak berkeberatan dengan rencana tersebut. RFU diberi tenggang waktu hingga 31 Desember 2022. Selama sisa waktu tersebut, RFU dihimbau untuk mempersiapkan segala ketentuan sebagai syarat undur diri dari keanggotaan UEFA.

Keluarnya RFU dari UEFA diyakini akan memberi dampak yang lebih baik bagi perjalanan sepak bola Rusia. Jika keanggotaan mereka di AFC mendapat persetujuan, mereka dapat kembali ke percaturan sepak bola internasional. Salah satu kompetisi yang paling diincar RFU adalah Piala Dunia 2026. Pada masa kualifikasi nanti, Rusia dapat kembali mengikuti babak penyisihan dengan berkompetisi di wilayah regional Asia dan Australia.

Selain membereskan sangkutan kepada UEFA, kini RFU juga tengah  menanti restu dari FIFA. Meski izin tersebut bersifat informal, namun hal itu tetap jadi aspek yang sangat penting bagi kedatangan RFU ke AFC. Presiden RFU Aleksander Dyukov meyakini FIFA tidak akan mempersulit perpindahan federasinya. Dia juga percaya, AFC akan menerima permohonan mereka dengan sangat terbuka.

“Hingga saat ini kami memang belum memperoleh jaminan resmi jika kami akan¬† diperbolehkan bergabung. Tapi mereka bersedia untuk mempertimbangkan pendapat kami. Saya percaya dan berharap, kami punya kemungkinan yang besar.” Ungkap Dyukov optimistis.

Leave a Reply